INILAH.COM, Makassar - Pada hari pertama sekolah lingkup SMA dan SMP Senin (28/9), sejumlah warung internet (warnet) penuh sesak. Pengunjung bahkan harus rela menunggu sejam untuk mendapatkan giliran.
"Kebetulan pada hari pertama sekolah, belum ful belajar, jadi memanfaatkan waktu di warnet dekat sekolah," kata salah seorang pengujung Warnet Surf, Harianto di Makassar, Senin.
Dia mengatakan, rata-rata warnet yang berada di sekitar Jalan Urip Sumoharjo dan Pettarani padat pengujung, khususnya anak SMA dan SMP, sehingga dia harus rela menunggu sejam untuk mendapatkan giliran.
Hal senada dikemukakan pengujung Warnet Stemnet, Munsyir. Menurut dia, pada hari pertama pelajaran yang diterima di sekolah belum berat, sehingga meluangkan waktu untuk .chatting dan membuka Facebook.
"Daripada bengong di sekolah, lebih baik menyapa teman-teman di dunia maya," kata dia.
Hanya dengan membayar Rp 4.500, lanjutnya, dia bisa menggunakan layanan online selama satu jam. Sedang pada pemakaian layanan berikutnya, tinggal membayar Rp 3.500 per jam.
Selain warnet yang ramai dikunjungi siswa SMA dan SMP, baik untuk mencari data atau hanya mencari hiburan dan jaringan pertemanan, cafe yang memiliki hot spot juga dipadati pengunjung di antaranya Cafe Buana di pertigaan Jalan Urip Sumoharjo, Bawakaraeng dan Masjid Raya. Termasuk Cafe Teh Manis di Jalan Sunu, Makassar.
Menanggapi kepadatan pengunjung warnet yang didominasi anak sekolah, salah seorang pengelola Warnet Steamnet Jerry mengatakan, jumlah pengujung pada awal sekolah ini dua kali lipat dibanding hari normal yang hanya sekitar 25 orang siswa per hari.
"Sekarang mencapai 50 orang lebih siswa yang mengisi ruang warnet mulai pagi," katanya.[*/ito]