Senin, 28 Mei 2012 | 19:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kerabat Didesak Akui Noordin?
Headline
Noordin M Top - inilah.com /Agung Rajasa
Oleh: Djibril Muhammad & Ahluwalia
web - Selasa, 29 September 2009 | 07:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Jenazah yang meninggal pada penggerebekan di Solo 16 September lalu disinyalir bukanlah Noordin M Top yang sebenarnya. Pihak kerabat gembong teroris asal Malaysia itu pun diminta untuk mengakui Noordin palsu tersebut.

Direktur Pusat Studi Intelijen dan Kemanan Nasional (SIKNAL) Dynno Creesbon mengatakan, dirinya mendapat kabar dari kerabat Noordin di Malaysia, yang meragukan keaslian jenazah pria bewok yang tewas bersama tiga rekannya di Solo itu.

"Foto yang dilansir polisi tidak sama dengan foto Noordin yang dimiliki kerabat. Apa iya orang berubah dalam sekian tahun," kata kata Dynno menirukan sumber dari kerabat Noordin kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (29/9).

Dynno melanjutkan, pihak kerabat dan orang-orang mantan teroris yang mengenal noordin konon diminta Polisi Malaysia agar mengiyakan jika jenazah yang di Solo adalah Noordin yang sebenarnya. "Demi kepentingan bangsa dan negara ada baiknya Polri kroscek lagi, sebab banyak pihak meragukan termasuk kerabat Noordin sendiri," imbuh pria asal Ambon, Maluku ini.

Oleh sebab itu, kata Dynno, Polri harus terbuka terhadap masukan masyarakat dan para pengamat agar berhati-hati dalam menentukan sesorang itu Noordin atau bukan. "Sebab saya dan kerabat Noordin, kalau boleh jujur merasa tidak melihat itu jenazah Noordin yang sebenarnya," tandas Dynno. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
orangjalanan
Rabu, 30 September 2009 | 06:39 WIB
ah, dino ini adalah pengamat yang nunmpang tenar....!!
Abdul
Selasa, 29 September 2009 | 11:39 WIB
@lebaran Jangan panik mas. Ini kan perlu cross check. Apa anda percaya sepenuhnya pada informasi dari POLRI? Siapa yg bisa jamin kebenarannya? Makanya diperlukan crossceck. Kalo perlu ada verifikasi dari tim independen.
lebaran
Selasa, 29 September 2009 | 09:36 WIB
siapa seh dynno itu?pengen tenar ya?mau noordin yang mati atau bukan yg penting kita tetep waspada...teror engga hanya bomber tp juga ada teror intelektual...mendingan loe diem deh dynno banyakan ngomong drpd kerja..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.