INILAH.COM, Jakarta - Sebelum jenazah Noordin M Top diambil pihak keluarga, Kamis 1 Oktober 2009. Polri menggelar jumpa pers untuk membeberkan bukti-bukti kejahatan teroris asal Malaysia itu.
"Selasa (29/9) kita akan membeberkan temuan kita dari Solo, yaitu dari laptop Noordin Mohammad Top," kata Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri di Mabes Polri, Jakarta, Jumat 25 September 2009.
Dari laptop tersebut, Kapolri akan membongkar bagaimana cara kerja Noordin dalam menunjukkan sasaran yang akan dijadikan target. Direncanakan jumpa pers digelar di ruang rupatama Mabes Polri pukul 13.00 WIB.
Seperti diketahui, 9 tahun lamanya mencari, Noordin akhirnya tewas dalam penggerebekan Densus 88 di Solo pada 17 September 2009. Noordin terkena tembakan di kepala. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !