Senin, 28 Mei 2012 | 19:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Surat Zuhri di Laptop Noordin!
Headline
Nanan Sukarna - inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Bayu Hermawan
web - Selasa, 29 September 2009 | 15:37 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Polri membeberkan bukti-bukti keterlibatan jaringan teroris yang ada di laptop Noordin M Top. Ada surat (email) dari perekrut 'pengantin', Syaefuddin Zuhri untuk keluarga, yang belum dikirim.

Dalam jumpa pers yang digelar yang digelar di Mabes Polri, Selasa (29/9), Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna mengatakan surat tersebut ditulis oleh Zuhri pada Juli 2009. Zuhri ingin memberitahukan kepada keluarganya terkait organisasi al-Qaida yang sangat rapi. Berikut adalah isi suratnya:

Kita adalah organisasi yang rapi. Ada pemimpin, dan ada yang mengurusi dana. Ada yang tugas mencari orang. Ada ulama yang memberikan fatwa dan memberikan arahan. Ada yang menjaga keluarga mujahid. Ada yang mencari mobil. Ada yang mencari bahan peledak, cari senjata. Ada yang mengurusi luar dan dalam negeri, urusan politik. Ada yang kerjaannya bikin rekaman. Ada kurir yang suka antar jemput pesanan barang, orang, dan ada yang menjadi relawan sahid dan lain sebagainya.

Menyakini negara dan sistem UU adalah nyata kafir, dan bukanlah dari Allah. Yang berubah adalah pemimpin atau qiyadah-qiyadah yang telah menjual prinsip-prinsip suci dan fundamental sampah. Meneruskan dakwah di kedutaan RI yang berujung pada sikap tak jelas kawan-kawan dan bermuara dengan thagut-thagut KBRI.

Noordin banyak terlibat dalam pergaulan dengan mereka yang akhirnya kenal dengan tandzim Al Qaida. Teman-teman Indonesia tidak ada yang mengerti pergerakkan Udin (Syaefuddin Zuhri). Ini karena sudah antipati dan menuduh Udin ikut gerakan salafi mukbil.

Kenapa di Indonesia? Akhi (saudaraku), yang membantai saudara-saudara kita adalah Amerika dan Australia. Tahun 2005 sampai saat ini, Abi menempati posisi yang sangat strategis dalam jaringan Al Qaida Asia Tenggara.
[bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
9 Komentar
Abu Salman
Minggu, 4 Oktober 2009 | 11:38 WIB
CATATAN: Artikel apik ttg syekh Muqbil dan Terorisme sbb : 17. Mengenal Lebih Dekat Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i 18. Syaikh Muqbil menentang Usamah bin Ladin cs 19. Benarkah Syaifudin Zuhri Murid Syaikh Muqbil? 20. Benarkah Syaikh Muqbil Mengajarkan & Pro Terorisme ? (Klik saja www.antiteroris.com untuk artikel lainnya)
Bang Fajar
Jumat, 2 Oktober 2009 | 14:04 WIB
Coba baca bantahan isi suratnya Udin Zuhri seperti di http://www.beritajatim.com/suratpembaca.php, atau langsung ke induknya: http://antiteroris.salafy.or.id, http://www.merekaadalahteroris.com. Tentang Udin End Top gak usah dibahas, yang sudah meninggal biarkan saja, tidak usah diusik, Sudah ada urusan yang besar menanti dia. Bukan begitu abang-2 ku sayang??
didu
Kamis, 1 Oktober 2009 | 17:16 WIB
sssssttttttt...Noordin M top is homo kayanya
Hadi
Kamis, 1 Oktober 2009 | 16:15 WIB
Hahahaaa...Noordin M Top is homo.
abdipanca
Kamis, 1 Oktober 2009 | 15:41 WIB
Hi Beddu buang kepicikan anda yang merasa Polri menyudutkan ummat Islam. Anda justru menghalalkan para terroris yang menggunakan nama agama. Kalau anda, para alumni JI produk Baasyir itu memang mujahidin yang sejati harusnya terang2 saja berdiskusi denga ummat secara terbuka atas keberatan mereka. Bukan secara sembunyi2 menyebarkan interpretasi paham yang salah ke orang yang naif atau terjepit dalam kehidupan yang pelik. Silahkan berdiskusi di front terbuka denga kami dan langsung diliput media massa. Jangan hypocriet dan pengecut. Tidak ada yang merasa tertindas. Hanya anda saja yang merasaseperti itu. S.A.W juga berpolitik dan berdakwah secara terbuka. Beliau berbicara langsung dengan semua lapisan ummat pada saat itu, baik kaum muslim maupun kafir ( yang menurut anda tsb ). Dengan deklarasi Mekkah nya justru demokratis dan bisa diterima semua orang pada saat itu. Jadi apalah hak kalian menjustice orang lain dengan dasar kekeliruan interpretasi akan jihad?
ndjunx
Kamis, 1 Oktober 2009 | 09:00 WIB
isi email yg aneh??paling tidak mnrut saya yg awam..kalo dilihat dr isi email,kayaknya SJ yg memberi info ke nurdin, sedangkan nurdin adalah katanya komandan/pimpinannya SJ...?? huff...what is it all 'bout??
Beddu
Rabu, 30 September 2009 | 10:30 WIB
Saya meragukan surat itu dibuat oleh Zuhri. Sangat janggal, .... Kata2 yg digunakan tidak konsisten...Menggelitik. Suatu waktu mengatakan akhi. Di tpt lain abi. Apa surat itu fabricated??? Di mata kami, pimpinan kepolisian kehilangan kredibilitas. Yg jelas ini menyudutkan ummat Islam.
aparat
Rabu, 30 September 2009 | 09:46 WIB
@ Abu Salman Anda tenang aja, yg kami tuju adalah Islam2x yg memusuhi amerika dan barat, selama tidak memusuhi amerika maka Islam tersebut tidak akan kami anggap teroris, anda harus meniru Islamnya JIL. Itulah Islam yg benar menurut amerika.
Abu Salman
Selasa, 29 September 2009 | 22:08 WIB
Bismillah... Harap buktikan bahwa : 1. Syekh Muqbil bin Hadi al Wadi'i rahimahullah menghalalkan bom bunuh diri 2. Syeikh Muqbil bin Hadi al Wadi'i rahimahullah menghalalkan perang lawan pemerintah yg syah 3. Syeikh bin Hadi al Wadi'i rahimahullah menghalalkan pembunuhan atas orang kafir dzimmi, muahhad,muslimin Surat itu maksudnya, mereka pada mengira Nurdin Muhammad Top ikuti salafinya syekh Muqbil. Padahal ikuti KHAWARIJ BOMBER. Klik http://antiteroris.salafy.or.id u tahu ttg SALAFY ASLI
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.