Senin, 28 Mei 2012 | 19:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Filipina Menjerit Minta Tolong
Headline
istemewa
Oleh: Vina Ramitha
web - Selasa, 29 September 2009 | 16:38 WIB
INILAH.COM, Manila - Usai badai Ketsana menerjang Filipina, pemerintah setempat berteriak meminta bantuan kepada dunia internasional. Negara ini hampir lumpuh total karena 1,9 juta penduduknya terimbas terjangan banjir akibat badai.

Kami meminta bantuan kemanusiaan dari komunitas internasional. Kami membutuhkan tim penyelamat, makanan, air, dan suplai obat-obatan, ujar Menhan sekaligus Kepala Konsul Koordinator Bencana Nasional, Gilberto Theodoro, seperti dilansir Straits Times, Selasa (29/9).

Pemerintah telah mendapat 240 orang tewas dan 1,9 juta penduduk yang tinggal di Ibukota Manila dan sekitarnya merasakan banjir karena guyuran hujan deras yang hanya berlangsung selama 12 jam.

Pemerintah berusaha keras untuk menyediakan bahan-bahan pokok tapi ada situasi buruk yang akan kami hadapi lagi, lanjut Theodoro. Hal tersebut ia ungkapkan setelah BMKG setempat memperkirakan satu badai akan menerjang kembali pekan ini.

Badai Ketsana sendiri seolah menumpahkan jatah hujan selama sebulan dalam waktu singkat. Sehingga Filipina menderita banjir terburuk selama 40 tahun terakhir. Sebanyak 12.359 orang sudah dievakuasi, dan laporan kematian diyakini bakal meningkat dengan cepat. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.