INILAH.COM, Hanoi - Badai Ketsana yang memporakporandakan Filipina, kini menerjang Vietnam. Banjir dan angin yang berhembus hingga 144 km telah menewaskan 23 orang dan memaksa 170 ribu lainnya mengungsi dari rumah masing-masing.
Sebelum mencapai Vietnam, badai Ketsana yang masih berkekuatan lemah telah menewaskan lebih dari 200 orang di negara tersebut. Badai itu menuju kemari setelah mengumpulkan kekuatan di atas Laut China Selatan, demikian laporan BMKG Vietnam, seperti dikutip Straits Times, Senin (29/9).
Hujan dan angin kencang sudah menerpa daerah pesisir, menyebabkan aliran listrik di beberapa tempat terputus. Wakil Gubenur Provinsi Quang Ngai, Truong Ngoc Nhi, mengatakan jalan dipenuhi dengan pohon tumbang dan benda-benda lainnya yang berserakan.
Pohon tumbang menjadi penyebab utama korban tewas. Selain itu juga karena timbunan tanah longsor dan sengatan listrik dari kabel-kabel yang terputus dan kena air. Pejabat lokal melaporkan sungai-sungai meluap, rumah terlanda banjir, dan sejumlah wilayah terisolasi.
Belum lagi penerbangan ke ke tempat-tempat wisata di daerah Danang dan Hue yang terpaksa dibatalkan. Badai itu diperkirakan akan bergerak menuju Laos. [vin]