Senin, 28 Mei 2012 | 19:15 WIB
Follow Us: Facebook twitter
DPR Baru Korban Pemborosan KPU
Headline
Sebastian Salang - inilah.com/Ferdian
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Rabu, 30 September 2009 | 13:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Biaya pelantikan wakil rakyat yang menelan Rp 46 miliar dianggap sebagai pemborosan uang negara. KPU pun dianggap telah mendisain pola perilaku buruk kepada anggota dewan periode 2009-2014.

"Sangat memprihatinkan. DPR memulai masa bakti dengan sangat buruk. Karena stigma wakil rakyat yang boros. Mereka korban karena yang mendisain KPU," kata Koordinator Formappi Sebastian Salang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/9).

Ia mengatakan, anggaran Rp 46 miliar untuk pelantikan seluruh wakil rakyat tidak efektif. Hal itu tidak mencerminkan spirit rasa kebersamaan dan menghormati rakyat yang kesusahan.

"Saya kira kan bisa ditekan sedekikian rupa, misalnya memilih hotel yang biasa saja, tidak perlu yang berbintang," ungkapnya.

Menurutnya, penggunaan hak DPR untuk mengamandemen RAPBN yang diajukan pemerintah bukan diprioritaskan untuk peningkatan kesejaheraan rakyat. Tapi justru dijadikan lahan pencaharian keuntungan. [ikl/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.