INILAH.COM, Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menarik status creditwatch dengan implikasi negatif untuk peringkat PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan menggantinya dengan outlook negatif.
Seperti dipaparkan manajemen Pefindo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (30/9), perubahan tersebut disebabkan oleh proses yang berkepanjangan atas penyelesaian perselisihan pada proyek perusahaan, yaitu proyek Shangri-La di Qatar.
Perselisihan tersebut, lanjutnya, dapat menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan. Sampai dengan September 2009, total piutang dari proyek tersebut sebesar Rp234,14 miliar dan biaya yang belum ditagih sebesar Rp40,24 miliar.
Pefindo menyebutkan, Al Habtoor Engineering LLC yang merupakan kontraktor utama dari proyek tersebut, juga telah mencairkan garansi proyek yang disediakan perusahaan senilai 7,1 juta dolar AS.
"Pefindo akan terus melakukan pemantauan atas perkembangan proses negoisiasi di antara ADHI dan Al Habtoor Engeineering LLC," paparnya.
Peringkat tersebut, tambahnya, dapat diturunkan jika hasil dari negosiasi tidak menguntungkan bagi perusahaan dan berpengaruh terhadap keseluruhan kondisi keuangan perusahan.
Sementara itu, peringkat untuk obligasi IV-2007 perseroan senilai Rp375 miliar yang akan jatuh tempo pada Juli 2012 dan sukuk mudharabah I 2007 senilai Rp125 miliar yang akan jatuh tempo Juli 2012 tetap dipertahankan dalam peringkat idA-. [*/cms]