Kamis, 17 Mei 2012 | 04:26 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polri: Dubur Noordin Tak Diutak-atik
Headline
Nanan Sukarna - inilah.com /Dokumen
Oleh: Bayu Hermawan
web - Rabu, 30 September 2009 | 17:15 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Harus dibedakan polisi yang bekerja di bagian penyidik dengan polisi yang di bagian kedokteran. Seharusnya, informasi teroris Noordin M Top suka berhubungan dengan pria seharusnya tidak dibeberkan ke publik.

"Polisi mana, polisi itu memang menyelidiki, memang mengutak-atik dubur. Ada di polisi ada yang di bagian penyidik dan ada yang di bagian kedokteran. Itu harus dibedakan," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (30/9).

Seperti diketahui, jenazah teroris yang tewas di Solo banyak diragukan kebenarannya bahwa itu adalah Noordin M Top. Menurut ahli forensik RSCM dr Mun'im Idris, ada kejanggalan berupa bentuk corong di dubur jenazah teroris asal Malaysia itu.

Dikatakannya, ada kelainan berbentuk corong di duburnya, seperti orang yang biasa disodomi. Kemungkinan Noordin biseksual. Kejanggalan itu ditemukannya saat memeriksa kebenaran bahwa jasad yang tewas di Solo itu merupakan Noordin M Top.

"Itu rahasia kedokteran, saya tidak tahu memang yang berbicara siapa? Itu harus dirahasiakan tidak boleh diumumkan. Ada kode etiknya, itu soal visum etrepesum," ujar Nanan menanggapi informasi dari dokter RSCM tersebut. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
Donny
Selasa, 6 Oktober 2009 | 20:37 WIB
Hmm..semua bisa direkayasa..apalagi oleh polri..:) ada ada aja...
Osama Imam Samudra
Selasa, 6 Oktober 2009 | 15:17 WIB
Polri, polri sedemikian bencinya kalian terhadap para Mujahidin pejuang Islam, Semoga Laknat Allah tertimpa pada semua yang tergabung dengan korps polri wa bil khusus pada Tim denthut eh densus 88. AMIN< AMIN< AMIN yaa Robbal 'alamiin.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.