INILAH.COM, Jakarta - PT CIMB Securities Indonesia mempertahankan rating OVERWEIGHT untuk Sektor Semen dan percaya momentum masih kuat dan surprise pada upside karena konsensus terlalu konservatif.
Demikian dijelaskan analis CIMB Securities Mastono Ali dalam riset hariannya Edisi Jumat (2/10). "Kami menaikan prediksi domestic demand growth dari 4 menjadi 7.2%, atau 1.2x dari GDP," tulisnya.
Ia menambahkan, ada beberapa beberapa pilar penting yang mempengaruhi harga semen, antara lain bunga KPR mulai mendekati bottom, pendapatan yang lebih tinggi, projek infrastruktur mulai berjalan, dan rekonstruksi pasca gempa di Jawa Barat dan Sumatera Barat.
Ada 3 perusahaan yang termasuk dalam sektor semen, yakni PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP), PT Semen Gresik Tbk (SMGR) dan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB). Ketiga perusahaan semen berhasil memangkas biaya dan meningkatkan efisiensi. INTP menjadi top pick kami dengan target harga FY09 Rp10,500, diikuti oleh SMGR pada Rp6700 dan SMCB pada Rp1500. "Semua sektor saham diatas diperingkat OUTPERFORM" ujarnya. [san/hid]