INILAH.COM, Washington - Presiden AS Barack Obama, hari ini (Jumat/3/10), mengatakan laporan data pekerjaan terakhir yang muram menjadi upaya keras yang sulit dalam menuju pemulihan ekonomi.
"Laporan pekerjaan hari ini adalah peringatan yang menenangkan bahwa kemajuan datang ketika siap dan mulai. Kita akan membutuhkan tindakan kuat menuju pemulihan setahap demi setahap," kata Obama setelah kembali ke Washington dari Kopenhagen, Denmark, di mana ia melobi atas kegagalan Chicago untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2016.
Seperti memudarkan harapan pemulihan segera, data Departemen Tenaga Kerja AS yang baru pada Jumat menunjukkan tingkat kehilangan pekerjaan meningkat menjadi 263.000 pada September, sehingga tingkat pengangguran menjadi 9,8 persen, suatu angka tertinggi baru dalam kurun 26 tahun terakhir.
Obama, yang menghadapi tekanan politik yang intensif akan mempercepat pemulihan ekonomi setelah krisis ekonomi terburuk ini telah mencatatkan pada musim dingin lalu bahwa perekonomian AS pernah kehilangan 700.000 pekerjaan dalam sebulan.
"Namun tugas kami adalah agar segala sesuatu menjadi mungkin untuk dipercepat prosesnya. Kami memberitahukan kepada setiap warga AS bahwa saya tidak akan membiarkan bagi mereka yang mencari pekerjaan hingga mereka mendapat pekerjaan, para pengusaha yang mencari kredit hingga mendapatkan kreditnya dan hingga setiap pemilik rumah dapat tinggal di rumahnya. Atas nama setiap warga AS, saya akan melanjutkan usaha ini setiap hari selama saya di Gedung Putih ini," ujarnya.
Sebelum Obama kembali dari Kopenhagen, Wakil Presiden Joe Biden memberikan reaksi pertama terhadap laporan itu. "Berita buruk hari ini tidak mengubah kepercayaan saya bahwa faktanya kita menuju pemulihan, kita akan menciptakan pekerjaan," kata Biden kepada pers sebelum pertemuan di Gedung Putih. "Saya yakin kami melakukan hal-hal benar untuk mengubah segala sesuatu di arah yang benar," kata Biden yang ditugasi Obama melaksanakan rencana stimulus ekonomi 787 miliar dolar AS. Berita berat hari ini menjadi peringatan, betapa pentingnya pekerjaan ini dalam membuat kondisi pemulihan berhasil.
Laporan Departemen Tenaga Kerja AS, salah satu indikator momentum ekonomi tepercaya, menunjukkan pasar tenaga kerja berbalik kembali setelah beberapa bulan mengalami perbaikan. Tingkat pengangguran naik sepersepuluh poin dari Agustus dan sejalan dengan banyaknya prakiraan. [*/hid]