INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan IHSG pada pekan ini diperkirakan berpotensi menguat yang berada di kisaran 2431 - 2517. Saham-saham pilihan seperti JSMR, MEDC, BBNI, BDMN, HEXA, UNTR, BYAN, ENRG dan ADRO.
Hal itu dikatakan analis saham Reliance Securities, Gina Novrina Nasution kepada INILAH.COM Senin (5/10). "Selama satu pekan lalu IHSG menguat 1,44% dengan volume perdagangan mengalami kenaikan. IHSG masih berada di are aoverboight hingga akhir tahun IHSG diperkirakan masih akan berpotensi ke arah trend bullish," katanya.
Untuk saham Jasa Marga (JSMR) pada perdagangan pekan ini diperkiakan masih akan mengalami pelemahan melalui volume perdagangan yang mengalami kenaikan yang sangat signifikan yang akan bergerak di kisaran 1.760 - 1.940. JSMR pada perdagangan pekan lalu mengalami pelemahan 3,2%.
Sementara saham Medco Energi International (MEDC) paa perdagangan pekan ini masih diperkiakakn melanjutkan penguaan dan di jangka pendek MEDC akan memasuki pola trend bullish. Pergerakan saham MEDC diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.050 - 3.375 walaupun potensi penguatan dalam jangka pendek dan masih di luar area jenuh beli. Pada pekan lalu saham MEDC menguat 12,1%.
Saham Bank Negara Indonesia (BNI) pada pekan ini diperkirakan akan mengalami penguatan yang berada di kisaran 2.025 - 2.225. Pada perdagangan pekan lalu saham BBNI mengalami kenaikan 3,7%. Volume perdagangan yang mengalami kenaikan mengindikasikan akan menguat juga untuk satu pekan ini.
Saham Hexaindo Adiperkasa (HEXA) pada perdagangan pekan ini akan mengalami profit taking dengan kisaran 2.750 - 2.925. Pekan lalu saham HEXA mengalami penguatan terbatas 0,88%. Pergerakan saham HEXA akan mendatar dan cenderung ke wabah sehingga mengindikasikan pelemahan walaupun dalam jangka pendek masih dalam pola bullish.
Sedangkan saham United Tractors (UNTR) pada perdagangan pekan ini berpotensi menguat dengan ksiaran 14.800 - 16.100 setelah pada pekan lalu mengalami penguatan 2,4%. Kenaikan volume perdagangan dan bergerakan yang masih mengarah ke atas sehingga UNTR diperkirakan masih bergerak menguat searah dengan trend bullish dalam waktu dekat.
Saham Bayan Resources (BYAN) pada perdagangan pekan ini diperkirakan masih berpotensi menguat walaupun terbatas. Hal ini karena BYAN dalam jangka pendek masuk pola sideway dengan kisaran 5.550 - 6.050. Dalam waktu dekat diperkirakan akan terjadi profit taking karena masih berada di area overbought meskipun berpotensi menguat terbatas. Pada pekan lalu saham BYAN mengalami penguatan mencapai 5,5%.
Saham Energy Mega Persada (ENRG) pada perdagangan pekan ini diperkirakan dapat terjadi technical rebound dengan kisaran 335 - 410. Dalam jangka menengah saham ENRG masih dalam pola trend sideway.
Saham Adaro Enery (ADRO) pada perdagangan pekan ini dapat menjadi arah pergerakan selanjutnya yang berada di kisaran 1.340 - 1.460. Dalam jangka pendek saham ADRO masih berada dalam pola trend bullish. [hid]