INILAH.COM, Jakarta Meski sebagian besar bantuan asing mulai beranjak meninggalkan lokasi gempa di Sumbar, Australia malah makin gencar membantu RI. Angkatan Pertahanan Australia (ADF) pun digalakkan.
"Australia bertekad untuk bekerja erat dengan pihak berwenang Indonesia untuk
membantu upaya pemulihan dan rekonstruksi" ujar Kuasa Usaha Australia untuk
Indonesia, Paul Robilliard, dalam rilis dari Kedubes Australia yang diterima redaksi INILAH.COM, Selasa (6/10).
"Saya senang bahwa peralatan Angkatan Pertahanan Australia telah dikirim dengan cepat untuk membantu tugas-tugas penting ini, lanjutnya. Pengiriman bantuan personil dan peralatan ADF, imbuhnya, merupakan bukti dukungan terhadap pemulihan dan rekonstruksi Pemerintah Indonesia.
Bantuan juga termasuk spesialis medis dan kesehatan ADF yang menyediakan tim perawatan kesehatan utama dan sebuah tim kesehatan lingkungan. Sebuah tim insinyur dari militer (military engineer) yang beranggotakan 10 orang untuk membantu menilai ketahanan infrastruktur sipil.
Kemudian dua pesawat C-130, yang mengangkut personil, peralatan dan toko darurat antara Jakarta-Padang. Pesawat C130 dan C17 lainnya siap digunakan untuk memberikan bantuan medis dan bantuan lainnya. Sejak 5 Oktober, pesawat ADF telah melakukan 6 penerbangan ke Padang.
Bantuan ini merupakan tambahan dari AU$ 2,8 juta yang merupakan paket tanggapan awal yang disediakan Australia untuk Indonesia. Pada tahap ini tidak ada konfirmasi adanya warga Australia yang tewas atau cedera. Meski begitu, pihak Kedubes Australia terus melakukan upaya untuk memastikan kesejahteraan WN mereka yang mungkin berada di daerah tersebut pada saat kejadian. [vin]