INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) memperkirakan untuk recovery pasca gempa padang akan menghabiskan dana sekitar Rp 9,3 miliar untuk perbaikan kerusakan pabrik yang ada di daerah itu.
Perbaikan peralatan pabrik SMGR sendiri diharapkan bisa selesai selambat-lambatnya 8 Oktober 2009, sehingga pada tanggal 9 Oktober 2009 proses produksi diharapkan sudah kembali normal.Untungnya stok produksi semen SMGR masih mencukupi, sehingga tidak telalu mengganggu pendistribusian, demikian seperti dikutip dari sebuah situs ekonomi nasional.
Namun pihak manajamen juga tidak mengatakan sampai kapan ketersediaan semen bisa mencukupi. Semen Kujang (anak usaha SMGR) juga sudah mulai melakukan distribusi semen ke Sumatera Barat, Riau, Pekanbaru, dan Jambi terkait perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
Pasca gempa, permintaan semen diwilayah korban gempa diperkirakan akan melonjak cukup tajam, terutama di Padang. Pasalnya kerusakan infrastruktur yang sangat parah harus secepatnya diperbaiki, karena jika berlarut-larut bisa menggangu kegiatan perekonomian secara keseluruhan.
Pada penutupan perdagangan hari Selasa (6/10) saham SMGR tercatat naik Rp 50 ke Rp 6.500 dengan volume perdagangan sebesar 26,352 senilai Rp 85,888 miliar dengan 677 kali transaksi. [hid]