INILAH.COM, Jakarta - PT Mobile-8 Telecom Tbk (FREN) mengklaim, tidak mengetahui transaksi jual beli saham Mobile-8 kepada investor, namun jika pun terjadi transaksi jual beli maka transaksi tersebut ada di pemegang saham Mobile-8.
Demikian diungkapkan Sekretaris Perusahaan Mobile-8 Chris Taufik saat dihubungi INILAH.COM, Kamis (8/10).
"Hingga saat ini, kami belum mengetahui proses jual beli saham Mobile-8. Nah, jika transaksi itu ada maka transaksi jual beli itu terjadi di level pemegang saham," urai Chris Taufik.
Menurutnya, pemegang saham yang melakukan transaksi jual beli itu pun tidak diketahui pemegang saham yang mana dan menjual berapa persen dari kepemilikannya. "Kemungkinan penjualan itu langsung ditujukan ke pemegang saham bukan Mobile-8," timpalnya.
Sebelumnya, kabar di pasar menyebutkan, saham Mobile-8 telah dijual kepada sebuah investor.
Berdasarkan data BEI, struktur pemegang saham Mobile-8 per 30 Desember 2008, yakni Jerash Investment Ltd sebanyak 32%, PT Global Mediacom Tbk sebesar 19%], UOB Kay Hian Provate Limited sebanyak 13,29%, PT Bhakti Asset Mangement sebanyak 7,28%, dan Qualcomm Incoporated sebanyak 5,01%.
Diketahui, Global Mediacom Tbk, menjual 32% saham operator telepon itu kepada perusahaan private equity fund yang berpusat di Dubai yaitu Jerash Investment Ltd yang dipimpin oleh seorang CEO Shiv Dave. Namun, Jeras pun saat ini diketahui tidak memiliki saham Mobile-8 lagi. [san/cms]