INILAH.COM, Jakarta - PT Indika Energy Tbk (INDY) masih berminat untuk mengakuisisi perusahaan tambang batubara atau tambang lainnya yang memberikan keuntungan bagi perusahaan.
Demikian diungkapkan Direktur Keuangan Azis Arman di Jakarta, Kamis (8/10). "Kita akan selalu mencari dan jika harganya cocok, ya kita akuisisi," ujar Azis.
Menurutnya, perseroan akan menyiapkan dana jika tambang dan nilainya sesuai dengan target perseraon. Saat ini, perseroan memiliki kas per Juni 2009 sebesar Rp400 miliar dengan rincian sebesar Rp174,17 miliar sudah digunakan untuk penawaran tender PT Petrosea Tbk (PTRO) sehingga sisanya sekitar RpRp230 miliar. "Sisa kas kita akan dipergunakan untuk pengembangan baik resources, power plan dan lain-lainnya," timpalnya.
Perseroan pun mencatat kerugian kurs hingga Rp222,44 miliar, namun perseroan optimis akan membukukan pendapatan yang baik. "Ya kita tidak bisa bicara dulu," ujarnya.
Namun tentang kelanjukan akuisisi Berau Coal, Aziz enggan menjabarkannya. Padahal Indika telah menyiapkan dana sebesar US$375 juta untuk membiayai akuisisi 90% saham Berau Cola, perusahaan tambang batubara terbesar ke-5 di Indonesia. Pinjaman itu berasal dari sindikasi bank asing, bahkan ada 7 bank asing yang sudah siap menggelontorkan uangnya dengan tenor 3-5 tahun. Salah satu abnk tersebut adalah BNP Parribas, Citi Group dan United Oversea Bank.[san/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !