INILAH.COM, Jakarta - Ekonom Fuad Bawazier menyatakan, perpaduan antara pro neolib dan pro rakyat adalah strategi tepat untuk tim ekonomi kabinet SBY dalam periode lima tahun ke depan.
Hal tersebut disampaikannya usai menjadi pembicara dalam 'Diskusi Publik Skandal Bank Century sebagai Kejahatan Perbankan' di Hotel Sahid Jaya Jakarta, Kamis (8/10).
"Sekurang-kurangnya itu ada keseimbangan meinimal antara pro neolib dan pro rakyat. Yang penting itunya dulu, kalau yang jalankan mereka," ujar mantan menkeu ini.
Lebih lanjut Fuad menambahkan, keseimbangan dua kubu tersebut terkait pada periode sebelumnya (saat ini) banyak sosok yang mengusung pro neolib melakukan pelanggaran
dan memberikan dampak buruk bagi ekonomi Indonesia. "Yang penting timnya itu yang sangat tidak pro neolib yang melakukan pelanggaran sama," ujarnya.
Namun sayangnya, ia enggan memberikan usulan nama. "Saya tidak ada merekomendasikan siapa pun," pungkasnya. [mre/cms]