INILAH.COM, Jakarta - PT CIMB Securities Indonesia meramalkan, indeks akan berada di teritorial positif.
"Perlawanan ketat untuk indeks diperkirakan terjadi pada kisaran 2.522,1," prediksi analis CIMB Securities Matono Ali dalam riset hariannya kepada INILAH.COM, Jumat (9/10).
Menguatnya indeks, lanjutnya, seiring dengan menguatnya indeks Dow Jones Industrial Avearage sebesar 0,63% di level 9786,87. Bursa di Jepang juga membuka perdagangan pagi hari ini dengan menguat 0,6% ke level 9893,63. SHAI mencatat kenaikan 0,9% ke level 2779,426. KLCI naik 0.94% di 1230,09. Di sisi lain CDS mengalami penurunan 6,81% di level 168,365.
Di New York Mercantile Exchange, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember kembali naik 11,90 dollar menjadi US$ 1056,30 per ounce. Pada perdagangan 8/10/2009 harga emas di pasar spot sempat mencapai US$ 1061,2 per ounce sebelum akhirnya kembali ke US$1056,3. Hal ini disebabkan karena adanya dukungan dari optimisme membaiknya perekonomian yang memicu investor untuk kembali memburu aset-aset beresiko seperti komoditas hingga saham. Investor cenderung melepas aset-aset yang aman seperti US$ dan US Treasury.
"Orang ingin mendiversifikasi mata uang miliknya ke aset-aset yang riil," prediksinya. [san/cms]