INILAH.COM, Jakarta - Bapepam-LK tengah mengkaji dokumen Initial Public Offering (IPO) PT Pelat Timah Nusantara (Latinusa).
"Memang dokumennya sudah masuk minggu ini, jadi masih kita proses," kata Kabiro PKP Sektor Rill Bapepam-LK, Anis Baridwan kepada wartawan di Bapepam-LK, Jumat (9/10).
Ia menambahkan, efektif Latinusa akan diperoleh jika harga dan berapa banyak saham yang akan ditawarkan sudah ditentukan. "Pra efektif dulu baru kita beri efektifnya. Kan sesuai dengan peraturan baru Bapepam-LK, di mana pra efektif dulu," ujarnya.
Sebelumnya, IPO direncanakan berjalan efektif pada pekan ketiga November 2009 dan saham yang ditawarkan sebanyak 20%-30%. Latinusa berharap bisa meraup dana Rp300-400 miliar dari IPO tersebut. Sebagai underwriternya Latinusa sudah menunjuk Bahana Securities.
Meskipun terdapat perusabhan komposisi kepemilikannya, namun saham KS tetap dominan. KS menguasai 75% saham, PT Baruna Inti Lestari menguasai 5%, kepemilikan saham publik mencapai 18%, dan karyawan mendapat porsi 2%. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !