INILAH.COM, Jakarta - Demo dan kecaman terhadap film Menculik Miyabi membuat sutradara film tersebut, Rako Prijanto takut. Rako meminta dilindungi sebagai warga negara.
"Kalau film ini nanti disahkan oleh LSF, berarti kan tidak melanggar apa-apa. Kalau nanti didistribusikan, saya minta ini dilindungi," tegas Rako saat dihubungi di Jakarta, Jumat (9/10).
Hari ini, rencanannya Front Pembela Islam akan mendemo kantor Maxima, rumah produksi yang membuat film Miyabi. Namun Rako mengaku tidak takut dan tetap akan menjankan proses syuting.
"Saya secara kreatif akan terus berjalan sajah. Kalau kami dilarang, lantas mau bikin apa? Film ini kan belum dibuat, saya juga tahu ada aturannya," sambung Rako. [fei/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !