Minggu, 27 Mei 2012 | 22:55 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Didemo FPI, Kreator Film Miyabi Ngumpet
Headline
Oleh: Supriyanto
web - Jumat, 9 Oktober 2009 | 14:18 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) akhirnya benar-benar mendemo kantor Maxima, rumah produksi yang akan membuat film Menculik Miyabi. Didemo sekitar 100 anggota FPI, kreator di Maxima ngumpet.

Anggota FPI berjalan kaki usai shalat Jumat dari Masjid Al Abror, Jl Pangeran Jayakarta, Jakarta Barat, menuju kantor Maxima yang masih di kawasan Jl Pangeran Jayakarta.

Mereka meneriakkan yel-yel menolak Miyabi. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan: Tolak Miyabi ke Indonesia, Miyabi Penghancur Bangsa, dan Jangan Jadikan Negara Ini Sebagai Negara Terporno di Dunia.

Pihak kepolisian yang berjumlah sekitar 150 personel terus melindungi kantor Maxima. Sampai berita ini diunggah, demo masih berjalan dan berlangsung tertib. [fei/mor]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
rasih
Sabtu, 10 Oktober 2009 | 10:19 WIB
Dlm Islam, melihat mengetahui kebatilan disekitar kita, kemudian kita hanya diam saja, adalah sebuah kesalahan. Selemah-lemah iman, harus menolak dg hati. Tapi jika memang mampu menolak dg perkataan dan perbuatan, ya harus dilakukan.... Jadi tidak hanya "mau nonton silakan mau ndak nonton silakan". Mengetahui ada kebatilan kita ya harus bertindak, sekcil apapun.....
chandra
Jumat, 9 Oktober 2009 | 20:21 WIB
saya tidak suka melihat orang membawa agama solat lah apa lah padahal mereka sendiri tidak benar memang porno grapi tu salah tapi apaga lebih salah yang menontanx itu kan terserah anda mau dia datang ga datang kalo ga mau nonton ya udah gito aj kok repot
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.