INILAH.COM, Jakarta- Netbook kini makin bertenaga. Pembuat komputer Kolombia merancang netbook yang memiliki kinerja standar laptop dengan harga tetap murah.
Haleron menggabungkan dua prosesor Intel Atom dalam satu netbook. Produk itu dikatakan dapat memberikan performa yang lebih baik daripada model yang sudah ada. Kebanyakan netbook saat ini hanya menggunakan satu chip Atom.
Swordfish N102 Net mencakup dua prosesor Atom N270 yang berjalan pada 1.6GHz. Hal ini dirancang untuk memberikan kemampuan standar laptop dengan harga yang terjangkau di Amerika Latin.
Netbook dengan satu chip Atom tidak bisa mendukung kebutuhan multi-tasking mahasiswa atau profesional," kata perusahaan itu di websitenya.
Berangkat dari itu mereka membangunnya sendiri. Perubahan yang dilakukan adalah merubah chipset Intel 945 agar bisa menjalankan dua prosesor, yang menghabiskan waktu kira-kira enam bulan. Kedua prosesor membagi beban kerja, seperti yang dilakukan prosesor dual-core, kata perusahaan itu.
Tapi menjalankan dua prosesor akan memakan umur baterai. Jika menggunakan sebuah baterai tiga sel, netbook hanya mampu bertahan dua setengah jam. Maka dari itu perusahaan menawarkan tambahan baterai enam sel, agar dapat mencapai waktu penggunaan empat setengah jam.
"Kami telah mengembangkan apa yang menurut kita solusi terbaik untuk membagi beban prosesor dual Atom netbook," kata perusahaan itu.
Netbook tersebut dibanderol dengan harga Rp 4,23 juta, dan untuk tambahan baterai enam sel akan dikenakan Rp 275 ribu. Spesifikasi dari netbook tersebut termasuk 2GB RAM dan hard drive 160GB. Juga termasuk di dalamnya webcam, sebuah card reader 4-in-1 dan built-in WCDMA (Wideband Code Division Multiple Access) modul broadband 3G dan 802.11b/g.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !