INILAH.COM, Jakarta - Gerai PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) termasuk Hypermart di Padang akan kembali beroperasi tergantung pembangunan infrastruktur di kota Padang, Sumatra Barat.
Hal itu disampaikan Direktur PT Matahari Putra Prima Tbk Danny Kojongian, Jumat (9/10) di Jakarta. "Infratruktur di Kota Padang rusah berat. Pengoperasian kembali department store tidak bisa dipastikan," tuturnya.
Akibat gempa di Padang pada akhir September lalu membuat Department store Matahari dan Hypermart berhenti beroperasi. Danny mengatakan akibat gempa, struktur bangunan department store di Kota Padang tidak begitu aman karena dikuatirkan struktur bangunan rapuh. Department store di kota Padang ini termasuk bangunanan lama yang dibangun pada tahun 2000. Namun, Danny enggan menyebutkan estimasi kerugian akibat gempat tersebut. Tapi bangunan masuk dalam asuransi.
Ia menambahkan karyawan yang bekerja di Padang kemungkinan akan dialihkan ke daerah Jambi dan daerah Sumatra lainnya.Saat ini Matahari memiliki 1 department store di Bengkulu, 2 department store di daerah Batam, 2 department store di Palembang, 3 department store di Medan, dan 1 department store di Pekanbaru. Ia mengakui kota Padang masih kalau dengan daerah di Sumatra lainnya seperti Medan, Palembang, Pekanbaru, dan Batam. Matahari Putra Prima Tbk melihat tingkat populasi dan minat berbelanja di tiap kota.
Menurut Danny, daerah Sumatra menjadi salah satu tujuan ekpansi usaha department store setelah Pulau Jawa. "Infrastruktur di Sumatra lebih bagus dibandingkan pulau lainnya. Kota Padang, Jambi, Pekanbaru, Palembang. dan Jambi termasuk di daerah yang dituju,"jelas Danny.
Danny mengatakan mal termasuk department store masih menjadi tujuan belanja masyarakat di daerah-daerah meskipun pusat perbelanjaan seperti trade center bermunculan. Ia yakin department store Matahari akan tetap tumbuh termasuk di kota Padang. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !