inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pemerintah Belum Putuskan Gabung NAB

Headline
Sri Mulyani - inilah.com /Dokumen
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
Sabtu, 10 Oktober 2009 | 12:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah belum memutuskan tawaran dari International Monetary Fund (IMF) untuk bergabung menjadi penyumbang dana dalam New Arrangements to Borrow (NAB).

"Indonesia ditawari untuk jadi krediturnya. kreditur itu yang menyuplai dana bukan yang peminjamnya," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika ditemui di kantornya, Jumat (9/10).

Ani menjelaskan, NAB merupakan suatu fasilitas likuiditas baru yang didukung oleh negara-negara anggota IMF. "Fasilitas ini juga dipakai untuk berjaga-jaga kalau ada negara-negara anggota yang mengalami kesulitan likuiditas," ujarnya.

Sementara itu, berdasar pernyataan Ani, keputusan keterlibatan Indonesia dalam NAB nantinya bergantung dari Bank Indonesia (BI) karena dana dari IMF masuk ke dalam lajur neraca keuangan negara bukan masuk ke dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). "Itu BI yang mengevaluasi, baru nanti dibawa ke pemerintah untuk didiskusikan," pungkasnya.[mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
nopi priatna @ Kamis, 10 Februari 2011 | 21:15 WIB
aku mau gabung dan ikut serta dalam acara nab acaranya bagus
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.