Senin, 28 Mei 2012 | 19:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Banjir Filipina Renggut 184 Jiwa
Headline
yahoo.com
Oleh:
web - Minggu, 11 Oktober 2009 | 03:04 WIB
INILAH.COM, Manila - Banjir dan tanah longsor masih menyelimuti sebagian tempat di ibukota Filipina, Manila. Sejauh ini, bencana tersebut sudah menewaskan 184 jiwa.

Kantor berita Bernama, Minggu (11/10) melansir, tiga daerah di Pulau Luzon yang tertimpa bencana tersebut sebagian besar adalah wilayah produksi beras. Pejabat Departemen Pertanian setempat menasi kerugian beras dan jagung yang rusak akibat bencana ini mencapai 3,2 miliar peso.

Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo, Sabtu kemarin, sudah mengerahkan pasukan untuk membersihkan jalan dari puing-puing dan lumpur di provinsi pegunungan utara yang terisolasi oleh tanah longsor dan banjir setelah seminggu hujan lebat.

"Saya telah memerintahkan tentara dan taruna di Akademi Militer Filipina di Baguio City untuk membantu dalam upaya penyelamatan dan bantuan," ujar Arroyo dalam sebuah pernyataan.

Jalan menuju Baguio City sejauh ini tetap sama sekali terputus akibat longsor yang dipicu topan kuat Parma. Longsor yang berupa batu dan tanah tersebut memblokir jalan-jalan di daerah tersebut.

Badai Parma menyerang Filipina Sabtu pekan lalu dan kemudian berputar di bagian utara Luzon sepanjang minggu. Sementara banjir dan longsor datang dua minggu setelah badai Ketsana yang menewaskan sedikitnya 337 orang dan memaksa setengah juta dari rumah mereka. [ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.