INILAH.COM, Jakarta - PT Indika Energy tbk (INDY) saat ini sedang membidik kontrak penjualan batubara ke salah satu perusahaan asal India. Perseroan saat ini kabarnya sedang bernegosiasi masalah harga dan lama kontrak.
Batubara yang akan dipasok berasal dari anak usaha INDY, yaitu PT Kideco Jaya Agung, namun perusahaan belum menungkap perusahaan yang menjadi calon pembeli. Sebagai informasi tambahan, kas INDY saat ini mencapai US$ 270 juta, demikian seperti dikutp dari sebuah situs ekonomi nasional.
Kas INDY yang tersisa rencananya akan digunakan untuk pengembangan core bisnis perseroan seperti pembangkit listrik, pertambangan, serta kontraktor migas dan tambang. Perseroan kabarnya membentuk konsorsium dengan Korea Electric Power Corporation (Kepco) dan Capital Group Companies.
Kinerja INDY semester I lalu kurang cemerlang. Laba bersih Semester I 2009 INDY tercatat turun 34% menjadi Rp 360,5 miliar. Namun dengan tambahan kontrak baru kali diharapkan mampu menggenjot kinerja semester II perseroan.
Pada perdagangan pekan lalu,s aham INDY ditutup stagnan di Rp 2.475 yang sempat menembus level terendah di Rp 2.425. Saham INDY diperdgangkan dengan volume 13.085 unit saham senilai Rp 16,068 miliar sebanyak 341 kali transaksi. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !