INILAH.COM, Jakarta - Belanja modal PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencapai Rp 1 triliun pada 2010. Belanja modal ini akan masuk ke department store sekitar 30% hinga 35% sisanya akan masuk ke hypermart.
Hal itu disampaikan Direktur PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) Danny Kojongian, akhir pekan lalu. Menurut Danny, biaya untuk ekspansi hypermart jauh lebih besar dibandingkan department store.
Lebih lanjut ia mengatakan, target pasar Matahari berada di kota-kota besar termasuk di Sumatra dan Jawa. Daerah-daerah Sumatra seperti Medan, Palembang, Pekanbaru, dan Batam, merupakan pasar kuat Matahari di Sumatra. MPPA pun memilih lokasi department store dari jumlah populasi dan karakteristik masing-masing daerah. "Infrastruktur di daerah Sumatra jauh lebih baik dibandingkan Sulawesi dan Kalimantan sehingga kalau ada pilihan investasi lebih memilih Sumatra,"tuturnya, akhir pekan lalu.
Danny mengatakan, prospek department store di Jabodetabek pun masih bagus. Bahkan omset department store di Jakarta mencapai 35% dari omset department store secara nasional. "Department store masih bagus dan pentinh sehingga tetap menjadi fokus utama Matahari," kata Danny.
Menurut Danny, pertumbuhan department store bisa mencapai 10% per tahun. Shopping mal masih menjadi pilihan masyarakat berbelanja karena jaminan harga dan pengembangan pelayanan. Saat ini Matahari sudah memiliki 87 department store. Rencananya, masih ada pembangunan 2 department store dan 3 hypermart. Namun, Danny enggan menyebutkan lokasi department store dan hypermart baru. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !