INILAH.COM, Jakarta - 7 Tahun silam, tragedi bom Bali 2002 menodai damainya Pulau Dewata. Kepedihan masih terasa dengan meninggalnya 202 orang serta melukai 209 lainnya. Tapi kini tak ada lagi Amrozi cs.
Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, peringatan bom Bali berlangsung di Monumen Bom Bali, Jalan Legian Kuta, Bali dan Konsulat Jenderal Australia di Jalan Mpu Tantular Denpasar, Bali, Senin (12/10). Tabur bunga oleh keluarga korban dan penyampaian pesan-pesan perdamaian akan dilakukan.
Butuh bertahun-tahun bagi para korban dan keluarga bom Bali untuk mendapatkan keadilan dunia. Pada 9 November 2008 atau hampir sebulan setelah peringatan 6 tahun bom Bali, para terpidana mati bom Bali yakni Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra, dieksekusi.
Hidup ketiga otak pelaku peledakan bom Bali pada 12 Oktober 2002 itu berakhir setelah timah panas menembus jantung mereka di Bukit Nirbaya, kawasan LP Nusakambangan.
Meski demikian tiadanya trio Bali bomber ini tak menjadi jaminan Indonesia aman dari teror bom. Seperti halnya bom Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jakarta. Itu sebabnya dalam peringatan 7 tahun bom Bali ini, meski tanpa Amrozi cs, pesan perdamaian akan terus disuarakan. [sss]