inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Dana Stimulus Infrastruktur Sulit Terserap 100%

Headline
Paskah Suzzeta - inilah.com/Dokumen
Oleh:
Senin, 12 Oktober 2009 | 19:44 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Stimulus infrastruktur sulit terserap 90 persen dari total anggaran yang sediakan sebesar Rp12,2 triliun. Sebab ada efisiensi atau penghematan karena berjalannya proses tender atau lelang.

Demikian dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Paskah Suzzeta di Jakarta, Senin (12/10). "Sulit terserap semua, tetapi kita masih harapkan (stimulus infrastruktur) bisa terserap. Tetapi kalau penyerapan tidak sampai 100 persen itu jangan dianggap tidak efisien," katanya.

Ia mengatakan data historis menunjukkan penyerapan anggaran tidak pernah bisa sampai 100 persen karena ada beberapa faktor penyebab, antara lain karena adanya efisiensi atau penghematan karena berjalannya proses tender atau lelang. "Tetapi nanti kita lihat hasilnya di akhir tahun," katanya.

Data Departemen Keuangan menyebutkan realisasi penyerapan stimulus hingga bulan Oktober 2009 baru mencapai 31,46 persen atau hanya sebanyak 3,56 triliun dari total pagu sebesar 11,549 triliun.

Paskah mengharapkan dalam tiga bulan tersisa, realisasi penyerapan stimulus infrastruktur akan mengalami akselerasi. Paskah mengatakan biasanya setelah masuk semester II-2009, penyerapan mengalami akselerasi. "Semester kedua biasanya belanja meningkat," katanya.

Sementara itu, untuk mendorong penyerapan, pihaknya meminta kepada kemetrian/lembaga (K/L) untuk mempercepat belanja. Ia mengatakan tahun anggaran 2009, pemerintah dan DPR sepakat untuk memberikan tindakan tegas bagi setiap K/L dalam melakukan penyerapan anggaran. "Bila tidak terserap akan ada punishment bagi K/L yang bersangkutan," kata dia.

Pemerintah sepanjang 2009 memberikan dana stimulus fiskal sebesar 73,3 triliun rupiah yang terdiri atas pemotongan pajak sebesar 61,1 triliun rupiah dan 12,2 triliun rupiah berupa tambahan belanja infrastruktur. Dalam belanja APBN 2010, tercatat total anggaran infrastruktur di K/L sebesar Rp72 triliun rupiah. [*/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.