INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengakui, dua perusahaan pelat merah yang bakal melantai di bursa, yakni PT Bank Tabungan Negara (BTN) dan PT Pembangunan Perumahan (PP) bakal melakukan roadshow ke luar negeri guna menjaring investor.
Demikian penjelasan Menneg BUMN Sofyan Djalil kepada wartawan di gedung Kementerian BUMN, Selasa (13/10). "Pokoknya sebelum akhir tahun ini, proses IPO dua perusahaan itu sudah selesai," ujar Sofyan Djalil.
Menurutnya, negara tujuan roadshow yang akan dituju oleh PP adalah Singapura dan Hong Kong, sementara itu BTN akan membidik investor yang berada di Eropa.
Ia mengakui, saham BTN yang bakal dilepas dalam proses IPO tahun ini direncanakan sebesar 30%, sehingga pemerintah masih menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 70% dan saham PP yang bakal dilepas mencapai 39%.
Khusus untuk PP, kepemilikan saham selama dimiliki oleh dua komponen terdiri dari pemegang saham pemerintah dan pemegang saham dari unsur karyawan. Memang, persetujuan sudah diperoleh dari pemegang saham, tinggal penentuan harga sahamnya. "Semuanya sudah oke, namun penentuan harga masih akan dirapatkan," pungkasnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !