inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Rusia ke AS: Jangan Tekan Iran!

Headline
Sergei Lavrov - istemewa
Oleh: Nusantara HK Mulkan
Rabu, 14 Oktober 2009 | 09:24 WIB
INILAH.COM, Moskow Rusia sepertinya ingin menunjukkan diri sebagai rekan Iran yang setia. Negara eks-Uni Soviet itu meminta Amerika Serikat untuk tidak menekan dan mengancam menjatuhkan sanksi lanjutan terkait program nuklir Iran. Sebab, langkah tersebut akan menjadi langkah yang kontraproduktif.

Hal ini disampaikan menteri luar negeri Rusia Sergei Lavrov usai mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, di Moskow, Selasa (13/10). "Pada tahap ini semua upaya harus dilakukan untuk mempertahankan proses negosiasi yang sedang berlangsung," kata dia.

"Kami meyakini bahwa ancaman, sanksi dan tekanan pada situasi sekarang akan menjadi kontraproduktif," imbuhnya

Hal ini tentu saja tidak seperti yang diharapkan Washington. Namun, Hillary tetap menghargai sikap Rusia, yang disebutnya sangat kooperatif dalam masalah nuklir Iran. Dia mengatakan, pihaknya meyakini adalah penting untuk menempuh cara-cara diplomatik dan mengupayakan cara itu secara maksimal.

"Kami percaya Iran berhak mengembangkan nuklir untuk kepentingan damai, namun tidak berhak membuat senjata nuklir," sergahnya. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.