INILAH.COM, San Francisco - Kinerja keuangan kuartal 3-2009 Intel Corp. turun 8% sepanjang Juli-September 2009.
Perusahaan microprocessor nomer satu di dunia ini, kemarin mengumumkan hasil kinerja kuratal 3-2009, di mana laba dan penjualan turun 8% sepanjang Juli-September, disebabkan penurunan permintaan dan harga chip yang terlalu rendah.
Intel akan berusaha untuk meningkatkan penjualan pada kuartal 4-2009 mendatang untuk bisa mencapai pertumbuhan 5%.
Sebagai perusahaan teknologi yang pertama melaporkan kinerjanya, Intel akan melakukan SWOT terhadap permintaan pembuat PC untuk chips yang baru nanti. Evaluasi tersebut akan melihat apakah perusahaan PC perlu untuk menambah stok chip atau apakah yang perlu itu untuk menaikkan penjualan komputer.
Itulah langkah yang akan diputuskan pekan depan, sembari mempersiapkan edisi Windows terbaru pada 22 Oktober 2009.
Kadiv Keuangan Intel, Stacy Smith, mengatakan permintaan konsumer untuk PC sangat besar, tetapi pembiayaan perusahaan kembali melemah. Menurutnya, Intel tidak berharap penambahan biaya di PC hingga tahun depan.
Intel mengatakan pada penutupan pasar kemarin, perusahaan meraih pendapatan US$1,9 miliar atau 33 sen per saham. Sementara menurut prediksi analis laba per saham hanya 28 sen. Tahun lalu, Intel meraup laba US$2 miliar atau 35 sen per saham.
Penjualan tahun lalu pun mencapai US$9,4 miliar atau lebih baik dari prediksi Wall Street di US$9 miliar.
Intel telah mengalami kenaikan dari prediksi Wall Street selama dua kali. Pertama, Agustus, dan kedua September, saat CEO Intel, Paul Otellini, memprediksi penjualan PC akan bertumbuh di 2009.
Intel mencatatkan laba kotor sebesar 57,6% dari pendapatan. Sedang prediksi sebelumnya 51-55 persen dari pendapatan dan pada kuartal 4-2009 di 50,8%.
Intel memprediksi pada kuratal 4-2009 bisa meraih penjualan sebesar US$10,1 miliar, plus atau minus $400 juta. Para analis memprediksi di angak US$9,5 miliar.
Saham Intel naik 99 sen atau naik 4,8% ke US$21,48 di akhir perdagangan. Sebelum keluarnya laporan keuangan, saham ditutup di harga US$20,49, naik 9 sen. [cms]