INILAH.COM, Washington Presiden AS Barack Obama telah menambah 13 ribu pasukan ke Afghanistan. Namun ia dihadang masalah yang lebih sulit, yakni korupsi di level pemerintahan setempat.
Perjuangan untuk menumpas Taliban dan Al Qaeda di Afghanistan bakalan sulit, meski kita menambah 80 ribu serdadu. Sebab, terjadi korupsi di pemerintahan negara ini, demikian briefing komandan pasukan AS di negara itu, seperti dilansir AP, Rabu (14/10).
Komandan tertinggi AS di Afghanistan, Jenderal Stanley McChrystal, mengungkapkan secara publik beberapa saat yang lalu bahwa jika ingin mensukseskan misi di negara itu, Obama harus menambah pasukan sekitar 80 ribu serdadu, atau sekurang-kurangnya 10-15 ribu serdadu.
Akhirnya, McChrystal setuju dengan penambahan 40 ribu serdadu ke Afghanistan. Sementara Obama baru mengirim 13 ribu dan menyatakan akan meneliti kembali strategi perang, dengan mengutamakan pertimbangan militer dan keamanan. [vin]