inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

DKP Paling Lambat Serap Dana Stimulus

Headline
Paskah Suzetta - inilah.com/Dokumen
Oleh: Makarius Paru
Rabu, 14 Oktober 2009 | 17:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) dicatat sebagai departemen yang paling lambat menyerap dana stimulus. Sampai saat ini DKP hanya mampu menyerap dana stimulus pemerintah sekitar 8%.

Kepala Bappenas Paskah Suzetta menjelaskan penyerapan dana stimulus di DKP adalah yang paling rendah dari departemen lainnya. "DKP hanya mampu menyerap dana stimulus sekitar 8% dari totalnya stimulusnya," katanya.

Dia melanjutkan, namun rendahnya pencapaian penyerapan bukan tanpa alasan. Kendala utama lambanya penyerapan di DKP lebih karena terjadi masalah pada proyek-proyeknya yang ada Sumatera Selatan (Sumsel). "Kita tidak mungkin berpaling dari masalah gempa di Sumsel," tandasnya.

Selain DKP, departemen lain yang penyerapan dana stimulus paling rendah adalah Departemen Pekerjaan Umum (PU) dan Departemen Perhubungan (Dephub).

Penyerapan dana stimulus di Dephub baru mencapai 28%, terkait lambannya pembangunan beberapa bandaran dan pelabuhan. Sementara di Departemen PU penyerapannya baru 30% saja. Masalah yang sering terjadi di PU, sering terlambatnya pengiriman data informasi proyek sampai ke daerah. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
Moh. Arif Latjuba, S.E, M.si. @ Sabtu, 31 Oktober 2009 | 09:12 WIB
Serapan dana stimulus fiscal tergantung dari kemampuan masing-masing daerah dalam perencanaan maupun dalam pelaksanaannya. Numun untuk daerah khususnya di sulawesi tengah lebih khusus lagi kabupaten Poso adalah telah menyerap dana 60%. dan sampai dengan saat ini realisasi fisik pembangunan rumah nelayan telah mencapai hampir 80 %. Olehnya kanupaten yang telah berprestasi seperti ini mendapat perhatian khusus untuk tahun 2010.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.