Minggu, 27 Mei 2012 | 09:47 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Info Saham Sektoral
Properti Perlahan Recovery
Headline
inilah.com/Wirasatria
Oleh: Asteria
web - Kamis, 15 Oktober 2009 | 14:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta Meski masih tersendat, industri properti diprediksikan menuju arah pemulihan. Hal ini terjadi seiring turunnya tingkat bunga perbankan. Saham-saham apa saja yang masih menarik?
Tim riset Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham PT Ciputra Development (CTRA). Hal ini terkait membaiknya marketing sales hingga September 2009.
Kami masih memberikan rekomendasi buy untuk saham PT Ciputra Development dengan target harga Rp 960, yang mengimplikasikan PBV (price to book value) sebesar 2009-2010 sebanyak 1,54-1.46 kali, kata analis Danareksa Sekuritas Lydia Suwandi, Kamis (15/10).
Secara kumulatif, marketing sales CTRA telah mencapai Rp 871 miliar. Pertumbuhan ini disokong Ciputra World Surabaya sekitar 35% dibanding bulan lalu dan Citra Bukitindah Balikpapan sekitar 36%.
Dibandingkan Agustus, marketing sales September 2009 hanya tumbuh 8%, karena adanya masa liburan. Namun, angka ini adalah 57% dari prediksi 2009 kami sebesar Rp 1,5 triliun, imbuhnya.
Secara tahunan pertumbuhan marketing sales pada September 2009 cenderung lambat yaitu minus 29%. Hal ini disebabkan porsi dari KPR saat ini sebesar 30% dari total marketing sales, dibandingkan sebelumnya 50% . Selain itu, perbankan lebih selektif memberikan persetujuan KPR serta penundaan peresmian proyek di Pangkal Pinang.
Sedangkan Kepala Riset Financorporindo Nusadana Securities Edwin Sebayang menyarankan investor masuk ke saham properti dari lini grup besar seperti Ciputra.
Pasalnya, kelompok bisnis besar tinggal melanjutkan proyek yang sebelumnya tertunda pada masa krisis. Saham pilihannya adalah PT Ciputra Development (CTRA) dan PT Ciputra Surya (CTRS). Saham ini masih lagging. Investor bisa akumulasi, ujarnya.
Di sisi lain, analis pasar modal Haryajid Ramelan merekomendasikan saham PT Bumi Serpong Damai (BSDE). Hal ini terkait kinerja perseroan yang hingga Agustus 2009 mencatat pendapatan Rp 700 miliar, 50% dari target pendapatan 2009 yang dipatok Rp 1,4 triliun. Saya rekomendasikan beli dengan target harga Rp 800 per unit, imbuhnya.
Pendapatan hingga Agustus 2009 sebagian besar yaitu 65%, berasal dari penjualan rumah tinggal (landed house), penjualan tanah 18% dan 15% dari komersial dan industri. BSDE menyiapkan opsi right issue untuk mendanai kebutuhan pengembangan tahap II sekitar Rp 7-8 triliun dalam 5 tahun.
BSDE juga telah menyiapkan dana Rp 900 miliar untuk penggarapan 2.000 unit rumah di The Icon seluas 74 hektar itu. Proyek ini dapat menaikan laba bersih perseroan tahun ini yang ditargetkan tumbuh 10%-15% sebesar Rp 223 miliar. Sedangkan target belanja modal mencapai Rp800 miliar- Rp1 triliun.
Sedangkan Ukie Jaya Mahendra, analis saham lain menilai, pamor saham-saham properti masih akan tetap menarik. Investor cenderung memburu saham-saham properti menyusul bertahannya suku bunga acuan BI rate.
Beberapa saham pilihannya adalah PT Bakrieland Development (ELTY), PT Alam Sutera Realty (ASRI), dan PT Intiland Development (DILD). Akumulasi beli saham-saham ini. Sisi teknis biasanya mengikuti momentum, pungkasnya. .
Konsultan global properti Jones Lang Lasalle menyatakan bahwa pada kuartal ketiga 2009 permintaan ruang kantor di Jakarta mencapai 24 ribu meter persegi atau mengalami kenaikan 100% dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya.
Sementara Ciptadana Sekuritas meyakini trend ini akan semakin menguat pada 2010, seiring lebih tingginya proyeksi pertumbuhan ekonomi dibandingkan 2009. Hal ini tentu akan berakibat positif terhadap sektor properti, pungkasnya.
Pada perdagangan Kamis (15/10) sesi siang, saham sektor properti memimpin penguatan dengan naik 1,5%. Saham-saham yang menguat antara lain, CTRA naik Rp10 ke Rp720, CTRS naik Rp20 ke Rp530, ELTY naik Rp10 ke Rp350, BSDE naik Rp50 ke Rp730, ASRI naik Rp1 menjadi Rp122, dan DILD naik Rp20 menjdai Rp830. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.