inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

3 Kandidat Bertarung di Posisi Menteri ESDM

Headline
Evita Legowo - istemewa
Oleh: Makarius Paru
Kamis, 15 Oktober 2009 | 14:30 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Tiga nama kandidat Menteri ESDM baru kembali mencuat. Dirjen Migas Evita Legowo, Anggota DPR-RI, fraksi Demokrat Sutan Bhatugana dan Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) Hattarajasa bertarung memperebutkan kursi menteri ESDM baru.

Hadirnya ketiga nama ini tentu saja memiliki kelebihan dan kekerangan yang semestinya perlu dipertimbangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam memilih satu dari ketiga orang tersebut.

Anggota DPR-RI fraksi Golkar, Zainal Arifin memberikan penilaian plus minus terhadap tiga calon tersebut.

Zainal Arifin melihat Dirjen Migas Evita Legowo adalah orang terdekat bagi Menteri ESDM sekarang, Purnomo Yusgiantoro. "Padahal Purnomo sudah dinilai gagal mengembangkan sektor ini," ujarnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Kamis (15/10).

Sementara, lanjutnya, untuk Hattarajasa, kalau ingin menjadi Menteri ESDM, dia tidak boleh menjadi Ketua Partai PAN. Sedang untuk Sutan Bhatugana, dia belum memiliki pengalaman teknis maupun politik di sektor migas dan pertambangan.

Pengamat Perminyakan dari Reforminer Institute, Pri Agung Rakhmanto menilai Hattarajasa dan Evita layak menjadi menteri ESDM, karena keduanya sama-sama memiliki latarbelakang di sektor energi.

"Tapi mungkin Hattarajasa lebih kuat peluangnya karena dia mempunyai dukungan politik secara langsung. Kalau Sutan dalam hal kompetensi sektor ESDM menurut saya masih kalah dibanding Hattarajasa dan Evita," terang Pri Agung kepada INILAH.COM di Jakarta, Kamis (15/10).

Sedang Kepala BP Migas, Raden Priyono memberikan penilaian kalau Evita lah yang pantas menempati posisi ini. "Evita sudah teruji pengalamannya," katanya.

Sayangnya ketika ditemui di Departemen ESDM, Evita mengaku hingga kini belum mendapatkan informasi, atau pun dipanggil Presiden SBY untuk mengikuti fit and proper ke Cikeas. "Tidak benar ada informasi saya sudah
dipanggil jadi menteri," katanya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.