INILAH.COM, Jakarta - Direktur Utama PT Bank Mutiara Tbk Maryono menegaskan, pihaknya
menutup pintu untuk menerima kembali dua mantan pemegang saham pengendali utama perseroan.
"Keterpurukan Century itu kan dari mereka (pemegang saham pengendali), Hayam, Robert, dan Ravat. Kita lebih baik cari investor yang lebih baik," tandasnya, ketika ditemui di Ruang Rekreasi Bank Indonesia (BI), Kamis (15/10).
Sebagai informasi, kedua mantan pemegang saham pengendali Bank Century, yang sekarang berganti nama menjadi Bank Mutiara, adalah Ravat Ali dan Hasyam Al Warak. Keduanya dinilai bermasalah, pasalnya tidak dipilih melalui fit and proper test dan lalai dalam komitmen untuk mencairkan surat berharga yang dananya akan dibayarkan kepada deposan.
Maryono menjelaskan, pihaknya belum memutuskan investor yang akan digandengnya dalam divestasi saham Mutiara. "Sudah ada beberapa. Saya belum bisa katakan. Masih tahap penjajakan," ujarnya. [mre/cms]