INILAH.COM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan PT Medco telah sepakat menurunkan harga jual gas Donggi-Senoro dari US$ 6,16 per mmbtu kepada konsumen domestiknya.
Demikian dikatakan Dirjen Migas, Evita Herawati Legowo di Jakarta, Kamis (15/10). Pertamina dan Medco telah menurunkan harga jual gas dari Donggi-Senoro, untuk konsumen domestik PT PLN (Persero) dan perusahaan lainnya, terangnya.
Soal berapa penurunannya, Evita enggan menyebutkannya. Saya belum mau ngasih
tau angkanya, karena belum diumumin. Pokoknya penjual sudah sepakat untuk menurunkan harga, dan tentunya dengan berbagai persyaratan, terangnya.
Intinya juga, lanjutnya, pihak pembeli domestik sudah sepakat untuk membantu Pertamina dan Medco mencari pendanaan eksplorasi.
Adapun besaran pendanaan yang dibutuhkan adalah sebesar US$3,7 miliar, terdiri dari upstream US$1,7 miliar dan downstream sebesar US$2 miliar.
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro sebelumnya menjelaskan, harga gas Donggi-Senoro di Sulawesi Tengah sebesar US$6,16 per mmbtu jika dibawa ke Jawa akan mencapai US$12 per mmbtu. Harga konsumen bila gas dibawa ke Jawa bisa sampai US$ 12 per mmbtu, atau sama dengan harga gas bila dibawa ke Jepang, ujar Menteri ESDM.
Harga tersebut berasal dari harga gas US$6,16 per mmbtu di well head (mulut sumur) di Sulteng ditambah dengan biaya processing sebesar US$ 3 per mmbtu. Biaya transportasi US$2 per mmbtu dan untuk proses regasifikasi sebesar US$1 per mmbtu. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !