inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Djoko Kirmanto Mengaku Belum Dipanggil SBY

Headline
Djoko Kirmanto
Oleh:
Kamis, 15 Oktober 2009 | 19:08 WIB
INILAH.COM, Semarang - Djoko Kirmanto, Menteri Pekerjaan Umum, mengaku belum dipanggil SBY terkait penyusunan Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua untuk pemerintahan lima tahun mendatang.

Djoko Kirmanto di Semarang, Kamis, di sela acara pencanangan pembangunan Waduk Jatibarang dan normalisasi Kali Garang atau Kanal Banjir Barat tidak bersedia memberikan komentar banyak soal rencana penyusunan kabinet oleh SBY tersebut. "Soal menteri, itu bukan urusan saya," katanya.

Djoko Kirmanto pada komposisi Kabinet Indonesia Bersatu periode 2004-2009 sejak 21 Oktober 2004 ini sebagai Menteri Pekerjaan Umum.

Pria kelahiran Pengging, Jawa Tengah ini, sempat menjabat sebagai Dirjen Pengembangan Permukiman Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil), Dirjen Perumahan dan Permukiman Departemen Kimpraswil, dan Sekjen Departemen Kimpraswil.

Saat ditanya apakah dirinya sudah dipanggil SBY untuk pembahasan penyusunan kabinet, Djoko mengaku belum mendapat panggilan. "Saya tidak menunggu-nunggu (panggilan SBY, red)," katanya.

Sebelumnya Rabu (13/10) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan bahwa sesuai dengan UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, susunan Kabinet Indonesia Bersatu jilid dua jumlahnya 34 kementerian.

Yudhoyono mengatakan saat ini proses perumusan nama-nama yang akan masuk dalam kabinet pemerintahan mendatang mendekati proses akhir.

Presiden SBY merinci mulai Kamis 15 Oktober 2009 hingga Jumat 16 Oktober 2009, ia akan melakukan pemberitahuan awal kepada calon-calon menteri terpilih. Setelah itu, pada 17 Oktober 2009 akan dilakukan pemanggilan calon-calon menteri untuk menjalani serangkaian wawancara.

Apabila calon tersebut sepakat dengan kontrak kerja dan pakta integritas yang harus ditandatangani, maka calon menteri tersebut diharuskan menjalani tes kesehatan dan kejiwaan di RSPAD Gatot Subroto pada 18-19 Oktober 2009.

Jika tidak ada hambatan, Presiden SBY berencana mengumumkan kabinet barunya pada 21 Oktober 2009. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.