INILAH.COM, Jakarta - Produsen telepon seluler Finlandia Nokia melaporkan kerugian bersih kuartal ketiga sebesar 559 juta euro (US$ 834 juta). Kerugian itu akibat penurunan penjualan handset.
Kerugian itu merupakan pertama kalinya dalam satu dasa warsa terakhir.
Berita negatif itu menurunkan harga saham Nokia 6,02% menjadi 9,68 euro di bursa efek Helsinki yang melemah 0,35%.
Kepala Eksekutif Nokia Olli Pekka Kallasvuo mengatakan permintaan peralatan telepon seluler telah membaik di banyak negara selama periode Juli-September, namun internal perusahaan masih ada beberapa problem.
"Volume dan penjualan bersih kita agak terbatas akibat kalangkaan komponen, sehingga tidak kondusif bagi portofolio kita," kata Kallasvuo dalam pernyataannya.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !