Sabtu, 26 Mei 2012 | 18:39 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Menkum & Menkes Belum Ditelepon SBY
Headline
Presiden SBY - inilah.com /Dokumen
Oleh: Mevi Linawati
web - Jumat, 16 Oktober 2009 | 11:21 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Audisi para calon menteri digelar. Beberapa mungkin sudah ada yang dihubungi. Menkum Andi Matalatta dan Menkes Siti Fadila Supari mengaku belum dihubungi Presiden SBY.

"Belum", ujar Andi singkat usai penandatanganan perjanjian kerjasama tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan RS Cipinang di Departemen Kesehatan, Jakarta, Jumat (16/10).

Politisi Partai Golkar ini mengaku tidak mengetahui jika partainya mencalonkan dirinya kembali masuk dalam kabinet. "Wah saya tidak tahu," kilahnya.

Dijelaskan dia, penunjukkan sebagai menteri bukanlah persoalan siap atau tidak siap. Tapi dipercaya atau tidak.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Kesehatan Siti Fadila Supari juga mengatakan hal yang sama, yakni dirinya belum dihubungi pihak Cikeas. "Belum, kan belum mulai," katanya.

Ia melanjutkan, dirinya siap jika memang akan terpilih kembali sebagai menteri. "Ya harus siap dong," ucapnya.

Namun ditambahkan dia, ditempatkan dirinya sebagai menteri bukan karena siap atau tidak. Karena, Siti menuturkan, pada lima tahun lalu ketika dirinya dihubungi Presiden SBY, ia menyatakan harus siap.

"Apalagi sekarang sudah setengah bekerja dan ini kerjanya menjadi ke penggal. Dan mudah-mudahan saya bisa meneruskan program yang pro dengan rakyat. Karena kita harus berul-betul memikirkan untuk rakyat," jelas Siti. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.