INILAH.COM, Makassar - Punya utang memang tidak membuat bahagia. Begitulah yang dirasakan oleh Astuti. Tak mampu bayar utang, ibu berusia 34 tahun tersebut nekat bakar diri.
Menurut tetangganya, Astuti membakar dirinya dengan cara menyiramkan minyak tanah kesekeujur tubuhnya pada Kamis 15 Oktober kemarin.
"Mungkin setelah itu langsung menyulut api ke badannya. Karena yang terdengar hanya suara anaknya yang berumur enam tahun
langsung minta tolong," kata sang tetangga yang menolak menyebutkan namanya, Jumat (16/10).
Beruntun api bisa dipadamkan. Namun Astuti mengalami luka bakar mulai dari kepala hingga perut. Tak mampu bayar RS, ia hanya dirawat di rumahnya di Jl Pallantikang, Kelurahan Katangka Kabupaten Gowa, Sulsel.
Menurut tetangga, si ibu dua anak itu tak kuat menahan cobaan akibat terus ditagih uang kredit dari koperasi di Sungguminasa. Uang tersebut harus diangsur tiap bulannya sebanyak Rp 150 ribu. Jika pembayaran menunggak akan bertambah sesuai perjanjian.
"Orang koperasi datang hari Rabu lalu meminta saya membayar angsuran, tapi saya belum punya uang. Saya sudah janji akan membayar kalau ada uang, tapi dia mau bawakan saya polisi," urai Astuti yang suaminya berprofesi sebagai tukang becak.
Ketika ditemui Astuti terlihat terbaring lemah di atas tempat tidur dengan dibalut daun pisang dan sarung bagian luarnya. Dari luka bakarnya mengeluarkan aroma daging terbakar.
Ketika ditanyakan mengapa tidak ke rumah sakit, ia hanya mengatakan tak punya cukup uang. Suami Astuti, Nakir tak memiliki penghasilan tetap. Sementara ia sendiri hanya sebagai ibu rumah tangga. [ana]