Jumat, 25 Mei 2012 | 22:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pejabat Poligami Tak Langgar Hukum
Headline
istemewa
Oleh: Raden Trimutia Hatta
web - Jumat, 16 Oktober 2009 | 14:36 WIB
INILAH.COM, Jakarta - SBY-Boediono kabarnya tidak akan memilih tokoh yang berpoligami untuk duduk di kabinet. Padahal, menteri berpoligami itu tidak melanggar hukum.

Hal itu diungkapkan pendiri LBH Asosiasi Perempuan untuk Keadilan (APIK) Nursyahbani Katjasungkana. Soal menteri berpoligami ini, dirinya mengaku memiliki pandangan yang agak berbeda.

"Poligami itu kan masih dibolehkan dalam sistem hukum kita. Maka kalau sesuai hukum, yah kita terima, setuju saja. Kalau kita tidak setuju, maka undang-undang perkawinannya harus diubah dulu," ujar mantan anggota Fraksi PKB ini kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat (16/10).

Namun, hal berbeda diungkapkan aktivis Solidaritas Perempuan Indonesia (SPI), Yenny Rosa Damayanti. Menurut Yenny, dengan beristri lebih dari satu maka seorang pejabat akan memiliki tanggungan yang besar dalam hidupnya.

"Itu akan memicu korupsi, karena punya istri satu saja harus membiayai rumah tangga yang besar apalagi lebih dari satu rumah tangga. Karena kan dalil agama juga menyebut harus adil, artinya kalau istri pertama beli rumah istri lainnya juga harus di belikan rumah dengan nilai yang sama, belum lagi mobil, handphone dan lainnya," katanya.

Menurut Yenny, menteri yang melakukan poligami akan memberikan contoh yang buruk bagi rakyatnya. Karena menteri merupakan pejabat negara yang mengurusi nasib rakyat.

"Para menteri poligami ini tidak punya perspektif perempuan padahal kan semua kebijakan itu harus punya perspektif perempuan," ujarnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
9 Komentar
Poligami Enak Tenan
Minggu, 1 November 2009 | 20:43 WIB
PEJABAT atau Rakyat Jelata kalau POLIGAMI GAK ada MELANGGAR HUKUM. Karena apa jawabnya yaah "Enak tenan kesing baru" mau coba yaah silahkan. Akan merugilah bagi orang yang tidak poligami.
japrianto
Sabtu, 17 Oktober 2009 | 07:43 WIB
ass akh/ukt mari kita sadari dari kita masing semoga apa yang terucap di mulut menjadikan kita orang yang baik. amin jgn saling menyalahkan dari pada menyalahkan mari ayo kita saling mendo'a ksn demoga apa yang terjadi menjadi amal ibadah kita. amiinnn
Ahmad Dani
Jumat, 16 Oktober 2009 | 19:58 WIB
Komentar yang picik.. Memalukan, kalau seorang aktifis berfikir sesederhana Rosa Damayanti..malu-maluin..
istrike3
Jumat, 16 Oktober 2009 | 18:51 WIB
Hahaha...Para wanita yg anti poligami lebih bahagia & merasa terhormat jika pasangannya selingkuh & suka jajan diluar kali ya...! Perbandingan lelaki & wanita itu 1 banding 4. Kasihan jg kan banyak wanita single yg susah berumah tangga lantaran egoisme beberapa wanita yg lainnya...
azzam
Jumat, 16 Oktober 2009 | 16:09 WIB
mbak yenni gigih bener kalo masalah poligami! emang yg gak poligami dijamin gak korupsi? itu mah tergantung orangnya atuh mbak....! mbak seneng yach kalo suami2 pada selingkuh...jajan di luar..! selama itu halal dan bertanggungjawab...silakan aja poligami..
rampagoe
Jumat, 16 Oktober 2009 | 15:17 WIB
emang lah pemerhati perempuan semua diperhatikan, klo ada menteri yang poligami sibuk luar biasa seakan ada proyek besar, tapi begitu beredar berita tentang menteri selingkuh, anggota dewan berzina, artis kawin cerai, artis yang putus nyambung pacaran, seakan perilaku tersebut adalah representatif dari keinginan perempuan.....entah perempuan mana yang diwakilkan??? atau mereka ini adalah perempuan2 yang punya masalah ma suaminya, atau pernah di selingkuhi,...kepada suami yang istrinya pembela permepuan seperti darmayanti...saya mengucapkan bela sungkawa...musibah kalian wahai lelaki punya istri yang sok ngerti...aneh
hendra
Jumat, 16 Oktober 2009 | 15:16 WIB
Sy kira ini merupakan pemikiran yg sangat picik dan hina. Apa yg dilontarkan oleh Mba Yenni sy pikir sgt tidak beralasan dan terlalu kearah buruk sangka thdp suatu kepribadian seseorang. Apakah setiap org yg berpoligami adalah seperti itu? Jgnlah pemikiran Liberal yg dibawa oleh mba Yeni disamakan dgn semua org.
rampagoe
Jumat, 16 Oktober 2009 | 15:07 WIB
emang lah pemerhati perempuan semua diperhatikan, klo ada menteri yang poligami sibuk luar biasa seakan ada proyek besar, tapi begitu beredar berita tentang menteri selingkuh, anggota dewan berzina, artis kawin cerai, artis yang putus nyambung pacaran, seakan perilaku tersebut adalah representatif dari keinginan perempuan.....entah perempuan mana yang diwakilkan??? atau mereka ini adalah perempuan2 yang punya masalah ma suaminya, atau pernah di selingkuhi,...kepada suami yang istrinya pembela permepuan seperti darmayanti...saya mengucapkan bela sungkawa...musibah kalian wahai lelaki punya istri yang sok ngerti...aneh
hmsabar
Jumat, 16 Oktober 2009 | 14:52 WIB
BAGUS POLIGAMI atau membunuh suami orang untuk merebut isterinya atau melacur. Ayo pilih mana? dosa luh semua membatasi orang menikah.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.