INILAH.COM, Jakarta - PT Mobile-8 Tbk (FREN) berencana untuk menambah modal Perseroan tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Menurut pengumuman publikasi FREN, Jumat (16/10) terkait rencana tersebut, manajemen akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang akan diselenggarakan pada 30 Oktober 2009 mendatang.
Perseroan rencananya akan menyelesaikan utang-utangnya melalui penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu. Jika rencana ini disetujui RUPSLB, Perseroan berencana mengkonversi utang obligasi senilai Rp675 miliar (10,58 miliar saham) dan utang usaha senilai Rp1,43 triliun dengan menerbitkan maksimal 22,09 miliar saham seri B, sehingga harga pelaksanaan konversi saham kepada pada kreditur sebesar Rp85 per saham dengan nilai nominal Rp50 per saham. [cms]