INILAH.COM, Jakarta - Apa jadinya jika perburuan kaum Yahudi dibuat plesetan? Hasilnya bisa dilihat dalam Inglourious Basterds garapan Quentin Tarantino.
Banyak versi film dan cerita tentang kekejaman Nazi, tapi di mata Quentin Tarantino, perburuan kaum Yahudi dan sepak terjang Nazi bisa digarap dalam versi leleucon yang menyegarkan.
Bukan Quentin Tarantino namanya, jika tidak menggarap film secara nyeleneh. Kali ini dalam Inglourious Basterds, Tarantino mencoba bercerita tentang versi lain kekejaman Nazi.
Di film kali ini Tarantino membagi Inglourious Basterds menjadi beberapa sekuen cerita dengan versi berbeda dan saling memiliki keterkaitan.
Jadi, penonton dipaksa menonton dari awal cerita hingga akhir cerita, agar cerita Inglourious Basterds bisa terangkai.
Inglourious Basterds berawal dari pembunuhan sebuah keluarga keturunan Yahudi-Prancis oleh Kolonel Hans Landa (Christoph Waltz) pada 1941.
Pada sequen ini diceritakan hanya seorang remaja perempuan bernama Shosanna Dreyfus yang lolos dari kematian. Ia berlari menyelamatkan diri. Pada saat itu kolonel Hans punya julukan tersendiri di mata kaum Yahudi, yakni Sang Pemburu Yahudi.
Di sekuen lain, bercerita tentang pasukan gerilya keturunan Yahudi Amerika. mereka sengaja disewa oleh pemerintah Amerika Serikat untuk menyebar teror pada tentara nazi. Mereka dijuluki The Basterds. Meski cuma beranggotakan delapan orang, The Basterds mewajibkan setiap orang pasukannya menguliti 100 kepala pasukan Nazi.
Empat tahun kemudian, Shosanna (Mlanie Laurent) beranjak dewasa dan memiliki sebuah bioskop kecil. Satu kesempatan membawanya pada skenario balas dendam.
Bioskop miliknya akan memutar film perdana Jerman, berjudul Nation's Pride. Di situ, para pemimpin Nazi, Goering, Goebbels, Bormann dan Adolf Hitler datang dan menyaksikan.
Meski kisah Shosanna dan kelompok The Basterds berbeda, misi mereka rupanya sama. Shosanna punya rencana membakar bioskop, dengan begitu keempat kepala Nazi akan tewas terbunuh.
Sementara The Basterds menyusun rencana melakukan bom bunuh diri. Dua momen yang berjalan menjadi satu kesatuan.
Meski banyak disisipi adegan brutal, Tarantino masih menyisipkan adegan-adegan humor lewat logat Tennesse Letnan Aldo Raine (Brad Pitt), dan beberapa adegan lain. Salah satunya adalah pemberian luka berlambang nazi di dahi para tentara Jerman yang selamat oleh Aldo Raine.
Film yang notabene adalah sindiran dan ejekan Tarantino pernah memancing emosi Brad Pitt dan Tom Cruise. Pasalnya, dalam film Valkyrie yang diperankan oleh Tom Cruise yang juga mengangkat kisah tentang Nazi, Tom harus berakting serius. Sementara di film Inglourious Basterds, Brad Pitt malah tertawa-tawa.
Judul Film : Inglourious Basterds
Genre: Drama perang
Sutradara: Quentin Tarantino
Penulis: Quentin Tarantino
Pemain: Brad Pitt, Melanie Laurent, Christoph Waltz, Diane Kruger. [mor]