inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Kabinet Baru

SBY Masih Tunggu Megawati

Headline
SBY_Mega - inilah.com
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Sabtu, 17 Oktober 2009 | 14:28 WIB
INILah.COM, Jakarta - Meski audisi calon menteri sudah dimulai, namun SBY masih menunggu kesediaan Megawati Soekarnoputri untuk bergabung ke pemerintahan, karena SBY telah menyediakan 2 kursi untuk PDIP.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Achmad Mubarok, SBY akan menunggu sikap PDIP sampai menit-menit terakhir menjelang pengumumuman kabinet mendatang.

"Sampai menit terakhir lah kira-kira Senin atau Selasa. Kalau PDI Perjuangan memilih opsi berkoalisi akan disediakan kursi menteri. Tapi kalau memilih opsi beroposisi maka jatah kursi menterinya akan diberikan pada yang lain," kata Mubarok di Warung Daun Pakubuwono, Jakarta, Sabtu (17/10).

Guru besar Psikologi Islam UIN ini mengatakan, meski Ketua Deperpu PDIP Taufiq Kiemas sudah bersedia bergabung, namun yang ditunggu SBY adalah kesediaan dari Megawati sebagai ketua Umum PDIP. Sebab, yang menjadi penentu adalah Megawati.

"Partai Demokrat hanya membuka pintu. Kalau PDI Perjuangan masih masuk kami terima, disediakan kursi menteri. Kemungkinannya dapat satu sampai dua kursi, tapi untuk pos apa itu hak prerogatif presiden ," katanya.

Menurut dia, kursi menteri untuk PDIP sudah diperhitungkan sejak semula, sehingga tidak mengurangi jatah kursi untuk parpol lain. "Parpol lainnya, sudah diberikan jatah kursi secara proporsional berdasarkan posisinya pada pemilihan umum presiden serta perolehan suaranya pada Pemilu lalu," imbuhnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.