INILAH.COM, Bogor - Mari Elka Pangestu mengakui masih ditugaskan untuk melanjutkan pembenahan sistem perdagangan Indonesia, terutama di dalam negeri.
Hal ini diutarakannya usai mengikuti fit and proper test di Puri Cikias, Bogor, Sabtu (17/10). "Tadi saya diminta (Presiden, red) untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, meningkatkan perdagangan, terutama perdagangan dalam negeri karena dalam krisis global sekarang ini, permintaan eksternal akan lebih lambat. Selain itu presiden juga meminta saya untuk meningkatkan investasi dan meningkatkan iklim investasi serta mengoptimalkan keberadaan kita di forum-forum internasional, untuk memanfaakan kepentingan internasional dan sekali lagi untuk meningkatkan kepentingan ekonomi dalam negeri," tuturnya.
Jadi, lanjut Mari, intinya Presiden meminta dirinya untuk meningkatkan pencitraan Indonesia dalam meningkatkan ekonomi.
Namun, dia mengaku belum mendapat kepastian dari Presiden untuk meneruskan jabatannya sebagai Menteri perdagangan. "Itu wewenang presiden. Yang jelas saya ditugaskan kembali untuk menangani hal-hal tersebut," ujarnya.
Dia juga yakin bisa melaksanakan tugas yang diemban Presiden SBY mengingat separoh dari tugas tersebut sudah selsesai dilaksanakan. "Jadi saya tinggal melanjutkan saja. Intinya saya tidak hanya meningkatkan daya saing di luar negeri tapi juga dalam negeri supaya pasar dalam negeri seperti logistik bisa ditingkatkan," ujarnya. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !