INILAH.COM, Manchester Setelah pertandingan melawan Bolton Wanderers yang berakhir dengan kemenangan, Sir Alex Ferguson mencermati penampilan anak asuhnya yang keteteran di 15 menit terakhir.
Manchester United memang berhasil menang dengan dua gol dari bunuh diri Zat Knight dan tendangan Antonio Valencia, namun terlihat tidak dapat melepaskan tekanan dari tim tamu setelah Bolton berhasil menyetak gol di menit ke-75.
Itu lebih sulit dibanding seharusnya, banyak kesempatan yang terbuang di laga itu. Dan saat itu terjadi, keunggulan dua gol tidaklah cukup dan Bolton menyetak gol dan sepuluh menit terakhir adalah kepanikan, ujar Ferguson.
Pelatih yang saat ii memegang rekor sebagai pelatih terlama di Liga Primer itu juga memuji permainan yang dipraktekan oleh Bolton di lapangan.
Dengan mengandalkan Kevin Davies, The Trotters berhasil merepotkan MU dan memaksa juara bertahan bertahan total, dengan beberapa kali percobaan melakukan serangan balik, hingga akhir babak kedua.
Bolton memiliki gaya yang menyulitkan lawan dan karena itu mereka patut mendapatkan hasil yang baik. Mereka bisa mendapatkan poin dari tim manapun, mereka tampil efektif. Mereka bermain simpel dan memiliki satu atau dua pemain bertalenta yang mampu menyeimbangkan tim, jelas Ferguson.
Mereka adalah lawan yang sulit dan kami senang dengan hasil yang diraih, sambung Ferguson.
Kemenangan kandang ini membawa MU kembali berada di puncak. Raihan poin The Red Devils unggul satu poin atas Chelsea yang mengumpulkan 22 poin.[nov]