INILAH.COM, Phillip Island Meski finis di posisi kedua di belakang Casey Stoner, juara dunia Valentino Rossi mengaku puas, karena perolehan poinlah yang diincarnya di MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island.
Rossi, pembalap Yamaha ini tidakmeu beresiko mengejar Stoner ketika keduanya bersaing ketat di Phillip Island hingga akhir balapan.
Rossi mengincar poin untuk menjauh dari kejaran rival satu timnya, Jorge Lorenzo yang terjatuh di tikungan pertama.
Lorenzo keluar balapan setelah menabrak Nicky Hayden di awal balapan dan Rossi membuntuti Stoner di posisi kedua. Kini, selisih antara Rossi dengan Lorenzeo menjadi 38 poin dengan sisa dua balapan lagi.
Artinya, Rossi akan menuai gelar MotoGP-nya yang ketujuh dan sembilan secara keseluruhan di MotoGP Malaysia pekan depan jika dia finis di posisi keempat atau di atasnya, atau jika Lorenzo gagal mencetak 14 poin di Malaysia.
20 poin ini begitu penting untuk gelar juara. Sekarang kami memiliki 38 poin keunggulan dengan dua balapan tersisa, dan kami akan mencoba lebih baik lagi pekan depan di Sepang, papar pembalap Italia ini.
Rossi menambahkan, dirinya telah mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersaing dengan Stoner, tapi dia tidak mau beresiko, karena dia tahu, ini kesempatan emas untuk menghancurkan harapan juara Lorenzo.
Situasinya sangat sulit, khususnya karena Casey membuat ritme bagus di depan, katanya.
Tapi setingan saya bagus jadi saya mencoba mengikuti dia 100% tapi juga mengingat tidak boleh melakukan kesalahan, di balapan ini, setelah insiden yang menimpa Lorenzo, imbuh The Doctor.[had]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !