INILAH.COM, Teheran Setelah serangan bom bunuh diri yang menewaskan 5 petinggi Garda Revolusi (IRGC), Iran menuding insiden itu merupakan konspirasi antara Pakistan yang dibantu AS dan Inggris. Nah lho!
Dalang di balik pemboman pada Minggu (18/10) itu bersembunyi di perbatasan Pakistan. Kami telah meminta pemerintah Pakistan untuk segera menyerahkan para tersangka, ujar Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, seperti dikutip AP, Senin (19/10).
Kelompok militan asal Pakistan, Jundallah (atau Tentara Allah) mengaku mendalangi bom bunuh diri yang menewaskan 42 orang itu. Komandan tertinggi IRGC, Jenderal Mohammad Ali Jafari, mengatakan bukti-bukti intel menunjukkan keterlibatan negara lain.
Ada bukti yang menunjukkan keterlibatan intel dari AS, Inggris, dan Pakistan yang mendukung Jundallah, ujarnya. Pemerintah Iran mengatakan kelompok itu juga memiliki hubungan dengan Al Qaeda. Bahkan, kabar terakhir menyebutkan Pimpinan Jundallah menerima sokongan dana dari sumber di AS. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !